Mandiri Online, rumit sekali bikin ribet.

Saya adalah nasabah tabungan bank mandiri dan kartu kredit mandiri.
Rekening 1390005246032.

Bank Mandiri adalah salah satu bank terbesar ditanah air. Jaringan sudh sangat banyak, begitupun nasabahnya saat ini. Inovasipun banyak dilakukan oleh bank mandiri dari waktu ke waktu. Banyak feature yang sangat bermanfaat untuk nasabahnya.

Akir-akir ini bank mandiri meningkatkan fiture mandiri intnet banking dan mandiri mobile banking menjadi MANDIRI ONLINE yang terintegrasi.
Nasabah yang mengingingkan untuk migrasi harus mendaftar melalui ATM atau CS Bank Mandiri terdekat.
Sayangnya fitur baru ini sangat minim sosialisasi di media online.

Salah satu korbanya adalah saya.
Beberapa waktu lalu tiba2 saya tidak bisa melakukan transaksi finansial di mandiri internet banking. Setiap kode token yang terintegrasi dengan kode chalenge di layar PC selalu salah. Alhasil token saya terblokir, dua rekening saya terblokir semua. Mengapa Bank Mandiri tiba-tiba me-migrasi rekening saya ke sistem baru tanpa pemberitahuan? Dan hanya satu rekening pula.
Saat saya datang ke CS Bank Mandiri KCP Ambarawa, dikasih tahu bahwa rekening saya sudah migrasi ke mandiri online, yang mana chalenge kode yg muncul dilayar diganti dengan OTP yang dikirim lewat SMS.
Saya disuruh download aplikasi, dan DONE. Aplikasi bisa dipakai. Sayangnya saat itu CS tidak membuka blokir token. Namun semua transaksi lancar menggunakan mandiri oline versi mobile (HP).

Hingga tadi malam, 27 Juli 2017 sekitar jam 19:00 mandiri mobile banking tidak bisa digunakan. Muncul eror “INVALID SESSION OTP”. Seperti pada gambar, klik untuk memperbesar.
Saya coba beberapa kali hasilnya sama saja. Sampai saya ditelepon bagian monitoring bank mandiri jakarta menyakan apa benar saya melakukan itu. Status di sytem mandiri saya berhasil logi, namun di aplikasi hasilnya eror.
Jelas saya kerepotan untuk transaksi finansial, aplikasi HP eror dan token kena blokir. Untuk ke ATM jaunya 10KM dari rumah.

Paginya 28 Juli 2017 saya ke bank mandiri ambarawa untuk buka blokir token. Dilayani dengan baik.
Sekalian saya meminta petunjuk tentang aplikasi HP yang eror login. Sama CS data user saya dihapus. Dan disuruh untuk daftar ulang melalui menu allikasi HP. Saya iyakan, dan saya pulang ke rumah

Sampai rumah saya coba login tidak bisa karena memang data sudah dihapus sama CS. Lalu saya coba untuk registrasi ulang. Dan setelah menyetujui persyaratan bank mandiri, lalu ke halaman memasukan kartu ATM. Setelah data kartu dimasukan, muncul eror yang lain, seperti disamping ini.

Lalu saya konsultasi sana sini sama teman, akirnya disarankan untuk hard reset HP ke factory default. Saya reset ke factory default. Dan saya coba cari aplikasi mandiri online di playstore. Alangkah terkejutnya saja, aplikasi tersebut tidak ditemukan di playstore. Saya kira sudah dihentikan oleh mandiri. Dan saya tanya-tanya kawan lagi, di playsore HP kawan masih ada aplikasi mandiri online.

Lalu saya coba cari aplikasi bukan dari playsore, dan saya instal, done untuk instalasi. Saat dilakukan proses pendaftaran tidak bisa juga, masih terdapat eror yang sama dengan langkah sebelumnya.

Saya telepon CS 14000. Lama sekali habis pulsa 50rb hikss, yg sama CS cuma dihapus satu nomor HP saya karena saya menggunakan dua nomor HP. Hmmm lha iyalah, saya punya dua rekening bank mandiri, otomatis ada 2 HP untuk SMS Banking. Namun sama CS tetap dihapus satu alasanya untuk mandiri online harus satu nomor HP saja.

Padahal, saya ada 2 rekening mandiri. Satunya masih pakai internet banking lama, pakai yg baru mandiri online tidak bisa.
Satunya sudah pakai mandiri online, login ke mandiri internet banking yang lama tidak bisa

Apa mungkin bank mandiri membuat HP SAMSUNG GALAXY TAB A 8 inch (SM P355) tidak kompaible, yang sebelumnya kompaible? Sehingga tiba2 tidak bisa dipakai untuk mandiri online? Padahal HP ini tergolong baru. Dan HP saya masih original bulum di root. Saya cek di menu google playstore PC, dinyatakan HP SM-P355 tidak kompatible lagi. Aneh…
Yang tambah ribet lagi, kata CS 14000 untuk mendaftarkan mandiri online harus dengan HP atau datang ke CS. Tidak bisa lewat ATM dan WEB seperti mandiri internet banking.

Hal ini sangat ribet bagi saya yang usahanya jual beli online. Tidak bisa cek saldo atau transaksi lainya. Kalau ke ATM jauhnya 8 KM. Kalau ke CS untuk daftar mandiri online harus nunggu dua hari lagi.
Pokoknya ribet, kalau ada yg transfer atau mau transaksi, bingung saya…

BPJS, Sekali daftar tidak bisa berhenti

BPJS, adalah program pemerintah yang dilaksanakan untuk indonesia lebih baik. Biar masyarakat bisa terlayani kesehatanya dengan baik. Semua lapisan masyarakan bisa tercover dengan layanan kesehatan yang memadai.

Namun diatara program pemerintah ini masih ada pro kontra yang terjadi di masyarakat. beberapa kendala dilapangan banyak sekalai terjadi. Semenjak BPJS diterapkan, antrian di RS sangat banyak, bahkan seringkali RS kehabisan ruang karena saking banyaknya pasien.

Namun tahukan anda, bahwa sekali anda terdaftar di BPJS maka seumur hidup tidak bisa keluar?
Ini berarti ikatan abadi yang dilakukan oleh pemerintah. Artinya apa? Sekali anda daftar, iuran akan terus ditagihkan walau anda sudah lama tidak aktif (max 12 kali, plus 1 saat akan perpanjang).
Ini sangat jauh beda dengan asuransi biasa. Jika asuransi biasa, anda tidak membayar, maka otomastis kepsertaan akan hilang / gugur. Walau di term and condition ada ketentuan minimal 12 bulan. Tapi jelas ada ketentuan waktu.
Di BPJS, jika anda ada anggota keluarga yang meninggal dan tidak dipalorkan, maka tagihan akan tetap jalan terus. Dan menjadi hutang oleh yang sudah meninggal tersebut.

Hak-hak pasien juga tidak dijelaskan saat akad pendaftaran di BPJS. Seperti hak untuk medapatkan dokter spesialis, hak kelas obat, dan lain sebagainya.

Saya ada pengalaman pribadi.
Dahulu saat BPJS di launching, saya dengan penuh semangat mendaftar sebagai peserta mandiri untuk 3 orang dan di kelas 1. iuran beberapa tahun berjalan lancar.
Saat istri mengandung, periksa di kinik kandungan tidak di cover BPJS, terpaksa harus beli obat harganya jutaan tiap minggu.
Saat istri ada masalah, pecah ketuban di usia kandungan 6 bulan, sama dokter spesialis klinik tersebut dirujuk ke RS Swasta. Dan di RS tersebut tervover BPJS.
Selama 2 minggu di RS, tidak ada dokter spesialis satupun yang visit. Padahal saya tahu dokter klinik yg merujuk tsb praktek di RS tersebut dan tiap hari hadir.
Sebagai pasien, tentu ingin bertanya2 kepada ahlinya soal perkembangan pasien.
Saya tanya2 teman yg kerja di RS, dia bilang kalau di RS pemerintah memang tdk berhak dapat dokter spesialis. Kecuali kondisi emergency spt operasi atau naik kelas ke paviliun. Tp dia gak tahu jika di RS swasta.

Nah karena kecewa dengan BPJS, maka saya berniat keluar. Tidak saya bayarkan iuran selanjutnya. Dengan harapan saya di hubungi oleh staff BPJS yang di daerah. Namun tdk ada ada hubungan.
Saat ini, setalah dua tahun, saya mendaftar sebagai salah satu fasilitator (tdk lolos hihihi). Salah satu syaratnya adalah punya BPJS.
Saya pikir bener juga dan berniat untuk ikut lagi BPJS. Tapi setelah mau daftar tidak bisa. Masih ada tagihan 3,150,000 satu keluarga yang harus dilunasi dulu.
Karena kondisi ekonomi pada saya saat ini, blm mampu dg tagihan itu. Dan itu system, jadi mau gak mau spt itu, system tdk bisa melihat real di lapangan, system iu saklek, saya faham soal ini.
Sampai saat ini blm bisa menggunakan BPS karena blm membayar tagihan tsb.

Jadi kesimpulanya, setelah ikut BPJS tidak akan bisa berhenti apapun alasanya.
Disini saya tidak kontra dg BPJS, juga malah menyarankan kalau mampu sebaiknya ikut saja BPJS. Dengan niat membantu sesama.
Kalau saya mampu pun, akan saya bayarkan itu tagihan BPJS. Suatu saat nanti…..

 

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.