Review Icom IC-T7H

Pada tanggal 30 Juni 2010, ada seseorang dari seberang pulau Jawa.
Beliau tanya2 masalah radio.
Singkat kata singkat cerita, di belilah salah satu radio saya. Deal dengan harga yg disepakati.
Beliau cerita ada HT IC-7H. Saya tertarik sempat nyeletuk dihibahkan saja. Tapi tentu saja itu hanya bercanda… Masak ada yg mau menghibahkan radio hehehe.
Setelah tawar-tawar, maka saya beli radio itu. Dengan pembayaran dipotong dari radio yg saya jual.

Betapa kagetnya saya ketika lihat nilai transfer, jauh diatas harga radio yg saya jual. Wah apa tdk salah ini tranfer.
Saya kontak beliau, katanya tdk salah, utk uang capek…. wewwww…????
Dan kaget juga ketika T7H dikirim dan beliau tdk mau dibayar utk HT nya. Waduh… antara gak enak, serba salah dan macem-macem.

Semoga beliau diberi kemurahan rezqi, dilipat gandakan rezqinya oleh Yang Maha Kuasa. Sukses karir, sehat selalu beserta keluarga. Hanya ini yg bisa saya berikan.

RADIO….
Secara umumkondisinya oke. Fisik lumayan.
Saya ukur power dengan antena pada 13V keluar 5,5W. Kalau dengan dumyload mungkin bisa 6-7 watt. Ini adalah normal, power blm short.
Fungsi-fungsi masih normal semua.
Radio ini adalah kembaran dari IC-T7A. Tapi pada IC-T7A power yang keluar hanya 3 watt standar pabriknya.
Untuk T7H jika menggunakan batre AA maka akan keluar 2-3 watt saja. Karena batre AA voltase hanya 5,5V jika menggunakan rechargerable (@ 1,2V).
Saya pribadi lebih suka HT yang menggunakan batre AA. Kenapa? Karena mudah cari batrenya. Bisa diisi AA Recahargeable yang bisa diisi ulang.
Jika habis atau drop batrenya mudah dan murah untuk cari penggantinya. Jika pakai batre pack, jika batre drop cari gantinya mahal.
Antena bawaan kurang sensitif. Sama seperti radio lain. Maka untuk antena solusinya adalah diganti dengan yang after market. Pasti untuk TX/RX akan semakin bagus.

Rentang frekwensi RX Icom IC-T7H adalah 40 Mhz – 999 Mhz. Dengan mode AM dan FM saja.
Jadi meski mencakup frek radio broadcast (88-108 Mhz) dan TV (575-700 Mhz) radio ini tdk akan bisa menangkap siaran radio broadcast dan TV. Karena TV dan radio broadcast menggunakan mode WFM.
Frekwensi TX radio ini 40 – 500 Mhz. Cukup lebar, tapi harus hati2  TX di luar band amatir, karena antena yang ada didesain untuk TX di dual band saja (VHF/UHF).
Radio ini bisa menangkap airband (pesawat terbang).

Radio di hidupkan… calling-calling roger… bisa diterima lawan dengan jelas walau menggunakan antena bawaanya.Dengan bentuk yang sedang, tidak terlalu besar dan terlalu kecil, radio cocok buat dibawa kemana-mana. Apalagi dipadukan dengan acoustic tube mic/earpiece.

Kesimpulan saya, radio IC-T7H radio yang bagus. Cocok buat yang mau cari radio. Dengan power 6-7 watt pada 13,5V (menggunakan PS atau batre pack) maka ini sdh powerfull. Jika menggunakan batre AA power akan berkurang, tp radio akan awet.
Untuk yang hobi monitor, radio ini cocok dibuat koleksi juga. rentang frekwensi yang lebar (40-999 Mhz) bisa menangkap banyak frekwensi.
Kelemahanya adalah tdk ada mode WFM. Jadi tdk bisa menerima broadcast radio dan TV.
Silahkan buat yang mau berburu HT. Dipasaran masih ada yang jual baru. Tp maaf untuk radio ini TIDAK DIJUAL. Untuk koleksi pribadi.

Berikut Foto Icom IC-T7H, klik utk perbesar.

11 tanggapan pada “Review Icom IC-T7H”

  1. Maaf nyimpang dari judul posting Simbah.
    Mhn info Mbah, perkiraan hrg baru Alinco DR-635T yg ada fitur Crossband Repeat Function, berapaan ya Mbah?
    Di Indonesia, dmn ya Mbah, dealer/distributor resmi Alinco?
    Terima kasih Mbah Paijo 😀

  2. @Om Adhit, tar saya carikan infonya.
    Untuk dealer alinco ada di ALINCOM harco jakarta.

    INDONESIA
    ALCOM SERVICE CENTRE
    Jl.Hayam Wuruk
    Glodok Baru Harco Lantai II Blok B II No.241
    Jakarta 11120 Indonesia
    Telp:(021)6241364

  3. Saya punya HT yang sama Icom T7H.

    HT tersebut TX nya bukan hanya bisa sampai 500 MC saja tapi bisa lebih tinggilagi. Cuman memang kalau dia membaca SWR udah kelewat tinggi ( misalnya yg. dipasang antenna aslinya / rubber duck yg sangat pendek ) maka dia automatis OFF TX nya. Tapi cobalah ganti pakai antaenna 1/4 lambda maka TX nya akan mau bekerja sampai 599.950 MC. bahkan saya masih yakin ( atau berharap ) bisa memancar lebih tinggi lagi , tapi dengan syarat antenna yang dipasang harus sesuai untuk frekuensinya ( resonant , atau non resonant tapi dengan komponent reactive yg. tidak terlalu besar ) cuman saya belum coba.

    Silahkan dicoba.

    Salam,

    Djoko Haryono
    ( ex ) YC2BCG.

    1. @Om YC2BCG: wahhh info bagus om….
      antena carii dimana ya om yg sesuai resonansi frekwensi tsb? kalau antena bawaanya jelas gak bisa.
      Saya cari2 di ebay, kebanyakan antena TX dual band, RX nya baru wideband.
      Saat TX di 600 Mhz selalu OFF radionya

  4. bos mo tanya nich kali ada yang punya info, perangkat ic-T7h yang saya punya batre bawaannya dah drop, kalo didaerah jatim nyarinya dmana ya?
    Tks

Tinggalkan Balasan

Silahkan Masukan jawaban pertanyaan ini, tulis dalam ANGKA saja *