Cara Setting Trunking Uniden BCD396XT / BC346XT

Uniden Bearcat_BCD396XTHobi monitoring adalah hoby yang sangat mengasikan, disini akan didapat suatu nilai informasi yang orang lain tdk bisa mengetahui.
Apalagi menggunakan radio khusus spt digital trunking, yang mana tidak bisa dimonitor dengan perangkat radio biasa walau frekwensinya sama. Sekarang para perwira polri untuk pembicaraanya juga sdh menggunakan trunking.
Definisi trunking secara sederhana adalah: Frekwensi yang digunakan berpindah-pindah secara acak dalam waktu yg ditentukan. Perpindahan ini dilakukan oleh server yg diinstruksikan kepada radio user melalui chanel data. Jadi radionya “semi HP”.
Trunking sendiri ada 2 metode.
Pertama adalah analog trunking, yaitu menggunakan motode analog voice. Percakapan akan tetap bisa didengarkan dengan radio biasa yang mampu mengcover band trunking 850 Mhz. Spt menggunakan radio Yaesu VX7R, Icom IC-T90A, dll. Namun yg didengar hanya sepotong-sepotong. Harus mengejar / scan lagi untuk mendengarkan kelanjutanya. Yang repot adalah jika banyak yang menggunakan frekkwensi, bingung scanya. Atau tiba-tiba yg didengarkan adalah polres A, kok tiba2 berubah jadi perusahaan kecap.
Kedua adalah digital trunking, yaitu metode vioce yang digunakan adalah digital. Jadi tdk akan bisa didengarkan dengan radio spt VX7R. Harus didengarkan dengan radio yg memiliki mode digital.
Kelebihan mode digital adalah suara yg dihasilkan jernih tdk ada noise. Kekuranganya jika sinyal yg diterima lemah maka suara seperti CD rusak yang diputar.

Perangkat memonitor trunking tdk banyak. Yang terkenal adalah merek uniden, radioshack dan GRE yg sekarang berbah nama.
Disini saya akan menjelaskan sedikit cara pengoperasian Uniden BCD396XT Digital Trunking. Karena banyak pemilik uniden yang masih kebingungan cara pengoperasioanlnya.

Untuk istilah yang digunakan:
CC /Control Chanel: adalah frekwensi yang digunakan untuk mengirimkan instruksi data kepada radio user. Frekwensi ini biasanya tetap, namun ada juga yg 1 RPU menggunakan lebih dari 1 CC
TGID: Talk Group ID adalah group percakapan. Misal Polres banyumas memiliki 3 TGID, Banyumas induk yg digunakan utk komunikasi dg polsek-polsek, Banyumas LANTAS dan cadangan. Dalam 1 RPU biasanya bisa banyak sampai puluhan TGID yg berisi TGID polres-polres didekatnya agar jika anggota tsb berada di wilayah lain tetap bisa berkomunikasi dg kestuanya. Antar RPU dihubungkan dengan microwave.
SYSID: System yg digunakan untuk trunkingnya
UID: USer ID adalah ID radio user yang digunakan. Setiap radio mempunyai ID tersendiri

Langkah pertama definisikan dulu frekwensi custom search yang akan digunakan untuk mencari CC / Contol Chanel:

  • Tekan menu pada tombol disamping kiri radio, tombol bawah
  • Pilih search for… tekan E.yes (keypad paling kanan bawah) itu adalah keypad enter
  • Pilih edit custom, tekan E
  • Pilih Custom 1, pilih Edit name, tekan E. Kasih nama misal CC List
  • Tekan menu disamping untuk kembali ke menu sebelumnya
  • Pilih Edit Srch Limit
  • Isikan set lower Limit menjadi: 849.040, tekan E
  • Isikan upper limit menjadi: 868.000, tekan E
  • Tekan menu-menu-menu sampai kembali ke layar standby

Sampai disini seting untuk mencari CC sudah selesai.
Langkah selanjutnya adalah kita mencari frekwensi control chanel. Langkahnya adalah:

  • Tekan menu, pilih Search for….
  • Pilih Custom search, tekan E
  • Karena tadi yg didefinisikan adalah custom nmr 1, maka kita khusus mencari di nmr satu saja.
  • Dilayar ada angka berkedip2 kecil. Hilangkan anga selain satu, caranya tekan keypad angka 2, 3,4, dst sampai tdk muncul dilayar. Yang muncul hanya angka 1 kecil.
  • Setelah oke, putar dial maka radio akan search frekwensi
  • Jika nanti didapat CC maka radio akan pause dan menampilkan frekwnesi. Ciri jika itu CC adalah ada tulisan DAT kecil dibawah frekwnesi, dan tidak ada modulasi/suara yg muncul. Harap dicatatat frekwnesi CC tsb. Ulangi trs, krn mungkin akan ada banyak CC yang didapat.
  • Jika nanti pause dan muncul frekwnesi dengan tulisan LNK atau P25 kecil dibawah frekwensi, dan biasanya ada voice percakapan, abaikan saja. Itu adalah voice chanel. Itu nanti acak berpindah-pindah frekwensinya

Sampai disini kita sudah selesai untuk mencari frekwnesi control chanel.
Selanjutnya adalah seting system trunking diradionya. Dan langkahnya adalah:

  • Masuk menu
  • Pilih Program System
  • Pilih New System (sebaiknya system bawaan radio dihapus semua krn itu ga berguna disnini)
  • Pilih P25
  • Pilih Standar Trunk, Tekan E
  • Pilih Edit Name, Tekan E. Kasih nama sesuai selera anda.
  • Tekan menu, kembali ke menu system
  • Pilih Edit sys Option , Pilih ID scan/search
  • Pilih ID search.
  • Tekan Menu, tekan menu lagi (2x)
  • embali ke menu system
  • Pilih Edit Site
  • Pilih New Site, Pilih edit name, isikan sesuai selera
  • Pilih Set Frewuencies
  • Isikan CC yang tadi sudah dicatat. Kalau 1 RPU ada beberapa CC isikan dalam satu site ini. Tp kalau CC lain didapat dari RPU berbeda, nanti buat site lagi.
  • Tekan menu, tekan menu, tekan menu sampai keluar ke layar standby
    Kalau saya lebih suka satu propinsi itu satu system. Misal saya namai JAWA TENGAH. Lalu tiap RPU saya buatkan site lagi dengan langkah diatas dan masih berada di system jawa tengah.

Sampai disini sudah selesai untuk seting systemnya. Langkah selanjutnya adalah mencari TGID aktif. Caranya adalah:

  • Masuk ke layar standby
  • Tekan tombol scan, maka radio akan scan.
  • Jika ditemukan TGID maka radio akan pause sebentar. Menampilkan TGID yg berupa 3 digit angka dan voice yg digunakan.
  • Jika anda menemukan itu, maka tekan hold. Tekan E. Tekan Save.
  • Edit nama TGID jika anda sdh tahu itu TGID siapa. Jika belum tahu nanti bisa diedit pada:
    1. Pilih menu
    2. Pilih program system
    3. Pilih sistem yg td dibuat, misal jawa tengah
    4. pilih edit group
    5. pilih Qck save grpup. Disini akan muncul banyak TGID yang sudah anda dapat dan simpan. Saran saya sebaiknya dibuatkan new group dan dinamai misal LANTAS atau PLN atau INDUK. Dan TGID-TGID yang sesuai di move atau copy ke group yg kita buat barusan sesuai peruntukanya.
    6. Nama TGID juga bisa di rename di menu ini.

Pada langkah ini yang mengasikan bagi anda. Karena disini anda akan hunting ID – ID yg penting, dan berusaha mengindentifikasi siapa yang menggunakan ID tersebut.
Jika anda sdh banyak ID atau sdh lengkap, nanti tinggal hidupkan radio. Tekan tombol scan.
Jika didapat Group / TGID yg diinginkan untuk dimonitor tinggal tekan HOLD saja. Maka radio hanya akan memonitor group tersebut.
Atau anda bisa menggunakan knop dial untuk mencari group lain.

Inilah cara men setting radio uniden BCD396XT. Untuk BC346XT saya rasa sama saja. Namun yang digunakan adalah sistem Motorola, bukan P25.
Untuk radio lain, nanti menyusul.

Silahkan dipraktekan.  Jangan lupa klik satu atau dua iklan yg ada di web ini ya. Juga klik LIKE logo facebook di kanan bawah.
Tulisan ini merupakan hak cipta dari telomoyo.com

8 tanggapan pada “Cara Setting Trunking Uniden BCD396XT / BC346XT”

  1. Terimakasih infonya sangat bermanfaat, hanya ada satu yang mau saya tanyakan, bagaimana cara menghapus system bawaan secara cepat tidak satu persatu…terimakasih.

  2. Unident nya udah sampe ommm… Memang hebat om Andhi janji pengiriman selalu tepat waktu.ga sabar kotak katik mainan baru nya

  3. wow sangat membantu sekali buat saya yg nubie. Trims
    Kalo saya les private bisa? Skalian mungkn ada HT yg bisa di hibahkan ke saya.
    Sekali lagi trims, Semoga amal ibadah bapak di terima dan rejekinya di ganti berlipat. Amin

  4. Yth mas andi;

    Salam kenal dari Bogor.
    Trimakasih atas kemurahan hati anda untuk membagi informasi di atas. Amat bermanfaat.
    Dapat disimpulkan terdapat 4 langkah pokok (yang masing2nya terdiri dari sub langkah) untuk setting monitor signal trunking:
    1) Definisikan rentang frekuensi custom search untuk mencari CC
    2) Mencari frekuensi CC
    3) Setting trunking system
    4) Mencari TGID aktif

    Pertanyaan:
    a. Mohon penjelasan singkatan RPU, dan contohnya
    b. Pada bagian bawah uraian step 3, disebutkan sbb.: “Isikan CC yang tadi sudah dicatat. Kalau 1 RPU ada beberapa CC isikan dalam satu site ini. Tp kalau CC lain didapat dari RPU berbeda, nanti buat site lagi”.
    b.1. Bagaimana kita tahu bahwa beberapa CC ada dibawah satu RPU atau berasal dari RPU berbeda?
    b.2. Mohon diuraikan jawabannya dengan contoh seperti anda menjelaskan 3 TGID pada Polres Banyumas.

    Terimakasih.
    Salam, Didit

Tinggalkan Balasan

Silahkan Masukan jawaban pertanyaan ini, tulis dalam ANGKA saja *