Kasus Selesai, dana telah dikembalikan oleh telkomsel setelah proses yang panjang.
Terimakasih

 

Saya mengalami masalah oleh telkomsel yang menyebabkan kerugian dipihak saya. Adapun kronologinya adalah sebagai berikut:

  • Bulan Juli 2016 saya dihubungi seseorang mengatasnamakan telkomsel untuk menawarkan aktivasi paket data 12GB / bulan, free selama 6 bulan. Paket akan berhenti otomatis setelah 6 bulan. Untuk aktivasi dibutuhkan biaya.
  • Paket diaktivasi bulan juli dan bisa digunakan. Walaupun setiap bulan paling cuma saya pakai 1GB saja.
  • Bulan Desember 2016 saya menerima SMS bahwa paket data saya sudah dinonaktifkan. Pengirim SMS adalah telkomsel.
  • Bulan januari tagihan normal
  • Bulan Febuari 2017 saya menerima tagihan 500rb untuk paket data.
  • Saya komplain ke telkomsel melalui CS 188. Dibuatkan laporan dengan nomor 255004697.
  • Dari febuari sampai maret, beberapa kali saya dihubungi pihak grapari sragen. Karena paket ini diaktivasi dari grapari sragen dan menanyakan apakah saya pernah datang ke sragen untuk aktivasi.
    Saya jelaskan saya tidak pernah datang ke grapari sragen.
    Oleh grapari sragen djelaskan yang mengaktifkan adalah user ID 16009045 dengan nama Ibu xxxx, diindikasikan “sabotase”.  Saya disuruh menunggu untuk investigasi.
  • Bulan maret kartu saya diblokir karena belum membayar, tidak bisa dipakai untuk telepon dan menerima telepon. Ini sangat merugikan saya.
  • Selama satu bulan lebih belum ada kejelasan atas kasus ini, saya berkali-kali menghubungi CS 188 disebutkan selalu sedang dalam proses.
  • Pada tanggal 24 Maret 2017 dari dashboard my telkomsel Bapak Daniel selaku MES Jateng menulis bahwa ini kesalahan pelanggan dan telkomsel seharusnya tidak bertanggung jawab.
  • Tanggal 25 Maret 2017 saya tidak bisa melihat history perkembangan laporan saya di https://my.telkomsel.com/app/support dan perkiraan saya memang sengaja di hidden dari sisi customer. Karena laporan lain masih bisa saya baca. Saya tidak tahu mahsudnya apa kok disembunyikan dari customer.

Saat ini kasus ini masih belum ada keputusan final dan masih dalam proses koordinasi (menurut CS 188 yg saya hubungi hari ini).

Kesimpulan saya setelah membaca dan mereview pembicaraan dengan grapari sragen (by phone) dan melihat history perkembangn kasus di dashboard my_telkomsel adalah:

  1. Jika memang sistem telkomsel di SABOTASE atau di hack atau apapun namanya, ini menunjukan bahwa sistem keamanan jaringan telkomsel sangat lemah. Seseorang bisa masuk ke sistem telkomsel dan menggunakan user id / password CS untuk melakukan suatu tindakan. Ini sangat berbahaya dan bisa sangat merugikan telkomsel.
    Pertanyaan saya untuk bagian IT telkomsel, benarkan jaringan yang anda buat mempunyai banyak kelemahan sehingga mudah di susupi orang?
  2. Jika ini dilakukan “oknum” dari grapari sragen yang BUKAN pemilik user ID tersebut, yang harus ditanyakan adalah sistem keamanan internal sragen. Apakah mereka saling memberitahu password nya? Karena seharusnya password adalah bersifat personal.
  3. Jika ini memang dilakukan oleh pemilik user ID tersebut, berarti memang ada penyalahgunaan.
    Apakah CS (atau team sragen) begitu saja aktivasi paket saya tanpa sebuah alasan? Tentu ada request aktivasi paket dari seseorang baik melalui formulir atau apa. Seseorang itu siapa? Seharusnya team sragen ini tahu.
    Jika melalui formulir, siapa yg memeberikan formulir? Apakah tidak ada verifikasi?

Cuma ada tiga kemungkinan diatas untuk kasus saya. Harusnya telkomsel lebih fokus ke tiga hal tersebut. Dan saya belum melihat pihak IT telkomsel dilibatkan / berkomentar.

Analisa selanjutnya soal telkomsel menyalahkan pelanggan dan tidak mau bertanggung jawab adalah:

  1. Jika memang kemungkinan nomor 1 diatas (telkomsel mengakui jaringanya lemah), memang tidak sepenuhnya salah telkomsel ataupun pelanggan. Salah bagian IT yang belum bisa proteksi yang aman. Namun berkaca dari institusi lain seperti perbankan, jika dana nasabah dijebol maka bank tetap bertanggung jawab.
  2. Jika kemungkinan nomor 2 atau nomor 3, harusnya telkomsel bertanggung jawab penuh. Karena ini dilakukan oleh karyawan resmi telkomsel dan melalui sistem intetnal telkomsel. Apakah telkomsel akan melindungi oknum dan tetap menyalahkan penggan jika memang hal ini yang terjadi. Kalau iya adalah sangat naif sekali.
    Dari sisi pelanggan saya merasa tidak salah. Karena saya tidak tahu ini adalah ilegal. Saya ditawari oleh “oknum” dan ternyata paket berhasil. Setahu saya yang bisa aktivasi paket adalah memang resmi dari telkomsel. Tidak mungkin orang luar bisa aktivasi. Dalam hal ini salah saya dimana?????
  3. Apa tindakan telkomsel terhadap “oknum” dan pemilik user id yang untuk aktivasi. Saya dari sisi pelanggan juga ingin tahu tindakan telkomsel. Jangan hanya pelanggan saja yang disalahkan.
    Pesan saya kepada oknum dan atau pemilik user id yg utk aktivasi, tuntutan saya sederhana. Mohon di adjustment tagihan saya. Kalau tidak bisa adjustment, tolong dibayarkan saja. Dan case closed, saya tidak mempermasalahkan lagi.
    Karena saya juga dirugikan tidak bisa menggunakan nomor tersebut, transaksi2 perbankan juga harus manual, gak bisa menerima OTP dari bank. Itung2 buat kompensasi dari hal itu.
  4. Jika pun telkomsel tetap meminta bukti transfer ke rekening oknum, saya tidak bisa menunjukan. Itu sudah lama sekali, sudah 8 bulan lalu. Saya kira hampir semua orang akan kesulitan diminta bukti transfer yg sudah berbulan-bulan, apalagi rekening sudah ditutup.
  5. Seharusnya IT telkomsel bisa melacak dari mana aktivasi paket saya. Bisa dilacak dari IP Adress yang digunakan. Jika memang dari sragen, bisa dipersempit pada jam aktivasi tersebut siapa saja yang bertugas, apalagi dikatakan diaktivasi diluar jam kerja. Lebih mudah lagi dilacak siapa yang piket diluar jam kerja tersebut.
    Jika diaktivasi dari luar sragen, juga harusnya bisa dilacak IP adress yang digunakan berasal dari mana, dan diinvestigasi siapa yang bertugas pada saat itu.
  6. Apakah user ID tersebut melakukan aktivasi nomor saya saja atau ada nomor lain? Jika melakukan aktivasi banyak nomor, ini lebih mudah lagi. Telkomsel bisa menghubungi nomor-nomor yang sudah diaktivasi untuk melacak kronologi lainya.

Saya masih berharap ada keputusan yang baik untuk saya.

Jika telkomsel mau menghubungi saya silahkan ke nomor 085811266123.