Merawat Anak Kucing / Kitten Yang Kaki nya tiba-tiba pincang atau lumpuh tanpa sebab

Saya mempunya banyak kucing. Yang dewasa ada 4 ekor. Yang remaja ada 3 ekor dan yang kecil ada 7 ekor.
Kucingnya dari jenis pesia, kecuali yang kecil mix persia – jawa.

Pada suatu hari, di bulan awal juli 2019 ada acara dengan mneyembelih kambing dan dimasak dirumah. Lho hubunganya apa dengan kucing hihihi…..

Setelah acara dua tiga hari kemudian, saya kaget beberapa anak kucing kok mencret. Yang dewasa BAB nya sangat lembek.
Pekiraan saya anak kucing dan induknya memakan sisa-sia masakan kambing atau bumbunya atau kuahnya yang mungkin terbuang di belakang.
Oh ya, rumah saya adalah di sebuah desa, kucing-kucing tidak dikandang tapi dilepas karena aman. Dan dibiarkan bermain dihalaman atau kebun samping rumah dan seringnya main didalam rumah. kalau malam baru dimasukan keumah, dikasih ruangan sendiri dengan ukuran 5×4 meter.

Anak kucing yg mencret ini tidak sekaligus, tapi bertahap, satu-satu. Sampai akirnya hampir semua.
Dan lumayan lama, kira-kira dua minggu lebih. Sampai bingung saya nangani. Saya kasih obat mencret kucing.

Setelah sekian lama, sembuhlah anak-anak kucing ini. Tapi pas sembuh selang dua hari tiba-tiba satu ekor anak kucing kakinya pincang tdk bisa jalan. Saya awalnya menduga karena terkilir, saya diamkan saja.
Esok harinya ada satu lagi yang pincang, saya masih menduga kena sengatan lebah. Karena kadang ada lebah masuk.
Esok harinya lagi 6 ekor anak kucing semuanya pincang, bahkan gak bisa berjalan spt lumpuh.

Yah tentu saya bingung. Mau ke dokter, biayanya blm ada utntuk kucing sebanyak itu. Cari referensi sana sini, banyak artiket yang malah bikin takut. Banyak yang menulis ini bisa gawat, menyebabkan kematian, dll. Tambah takut saja saya.
Bersamaan saya cari referensi, kucing yg awalnya pincang pertama, agak mendingan sedkit. Tapi yang lain tetap gak bisa jalan dan gak doyan makan.
Cari antiotik buat kucing, gak ketemu. Antiotik buat manusia, gak boleh.

Merek saya masking biar gak dikira jualan

Akirnya saya ke petshop di kota salatiga. Tujuanya untuk mencari antibiotik buat kucing. Petsop pertama gak ketemu.
Di petshop kedua juga kosong, tapi saya disarankan pakai PANJANG JIWO. Karena anti biotik kosong akirnya saya coba-coba saja beli panjang jiwo.

Sampai rumah, saya minumkan ke anak kucing dan induknya. Karena kucing ini masih menyusu. Untuk anak kucing satu tetes, untuk induk 3 tetes.
Malam saya kasih, paginya belum ada perubahan berarti.
Pagi saya kasih lagi. Dan malam harinya saya kasih lagi.

Kasiat obat

Perubahan drastis terjadi. Esoknya kucing-kucing ini sudah bisa berjalan seperti semua. Tinggal dua saja yg masih agak pincang, tp esoknya lagi sudah bisa jalan. Dan sekarang sudah bisa lari-lari dan main seperti biasanya

Yah dalam 2 hari sudah sembuh dari kelumpuhan atau kaki pincang, dan 3 hari semua normal. Nafsu makan normal, aktivitas normal dan lincah khas anak kusing.
Sampai saat ini saya tidak tahu penyakit apa yang menghinggapi kucing saya. Alhamdulillah, Allah swt mengangkat penyakit-penyakit tersebut. Yang penting lakukan yang terbaik sesuai kemapuan kita dan berdoa. Kemampuan tiap orang beda-beda terutama secara finansial.
Kalau saya harus mebawa 7 ekor ke vet, saat itu terasa berat karena kondisi finansial.

Semoga pengalaman ini bisa bermaafat buat tema-teman yang lain

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top Footer