Pengalaman Kurir Kartu Kredit Bank Mandiri

Saya adalah nasabah bank mandiri, baik perbankan dan kartu kredit.
Untuk perbankan sudah lebih dari 15 tahun. Sedangkan untuk kartu kredit baru beberapa tahun. Dan pembuatan kartu kredit ini saya tidak apply ke bank. Tapi ditawari byphone oleh KCU Purwokerto, tanpa tandatangan dokumen, tanpa kirim dokumen termasuk ktp juga tidak.

Disini saya mau berbagi pengalaman tentang prosedur pengiriman kartu kredit bank mandiri. Dari lamanya waktu sampai ada transaksi ilegal di kartu.

Singkat cerita, kartu VISA dan MASTERCARD habis pada 07/19. Pada akir juni 2019 saya sudah email ke bank mandiri dan dikatakan kartu sedang dalam proses.
Saya email lagi, dan dijawab tanggal 10 juli kartu sudah dalam pengiriman.
Namun ditunggu-tunggu kartu tidak sampai juga sampai akir bulan.

Sampai pada tanggal 26 Juli 2019 saya menerima notifikasi transaksi kartu kredit gagal. Padahal saya tidak merasa melakukan transaksi ini. Segera mungkin saya call 14000.
Setelah panjang lebar bicara, intinya diperoleh keterangan transaksi gagal tersebut dikarenakan KARTU BELUM DIAKTIVASI.
Berarti transaksi ini menggunakan kartu baru dengan kode CVV2 yang baru. Kalau pakai CVV2 yang lama pasti berhasil, karena kartu lama masih aktif dan nomornya sama dengan yang baru, cuma beda exp dan cvv2.
Pertanyaan besar saya, kenapa kartu yang belum sampai ke tangan saya bisa dipakai buat transaksi?
akirnya saya meminta untuk diblokir dan request kartu dengan nomor berbeda. Dan saat ini sedang dalam proses penerbitan dan pengiriman. Dan bisa jadi ada charge biaya untuk pembuatan kartu pengganti.

Pada tanggal 1 Agustus 2019, kembali saya menerima notifikasi bahwa pengiriman kartu kredit gagal.
Saya kembali menghubungi ke 14000. Diperoleh jawaban bahwa saat kurir mengantarkan kartu kerumah, rumah dalam keadaan kosong.
Hal ini kembali ada kejanggalan di saya. Rumah saya tidak pernah kosong. Lalu kapan kurir tersebut mengantarkan ke rumah.
Memang rumah saya dari pusat kota semarang sekitar 30KM lumayan jauh. Selama ini tidak ada informasi apapun.

Dalam hal ini ada dua pertanyaan besar dibenak saya:
1. Kenapa kartu yang belum aktif dan masih di pihak kurir bisa dipergunakan transaksi? Siapa yang melakukan transaksi ini.
2. Kenapa kartu dikembalikan ke bank mandiri jakarta dengan alasan rumah kosong, padahal selalu ada orang dirumah. Dan ini hampir 1 bulan sejak kartu dikriim dari bank, yang seharusnya 7-14 hari sudah sampai ke tangan nasabah.

Saya jadi teringat dengan seorang kawan yang juga kurir kartu kredit di kota jogja. Daerah opeasinya sangat luas, sampai ke temanggung, purworejo, dll yang memang sangat jauh dan kadang di pelosok.
Sama kawan saya, kadang kartu-kartu ini ditumpuk saja. Tidak segera diantarkan, dan kalaupun rumahnya jauh dan agak sulit kadang dilaporkan tidak terantar atau kosong atau tidak berhasil ditemui.
Terkadang pula kartu-kartu tersebut mudah dilihat atau dibuka amplopnya. Saya kadang juga iseng melihat-lihat tumpukan amplop-amplop tersebut.

Semoga kondisi kartu saya tidak seperti yang dikawan saya itu. Bisa dilihat oleh orang lain, yg belum tentu si kurir. Walau bank mandiri memberi jaminan jika kartu ditangan kurir dijamin aman.
Sekali lagi saya tidak mencurigai siapapun, namun hanya menganalisa dari kejanggalan dan pengalaman yang ada

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top Footer