Archive for category Radio Komunikasi

Membuat Repeater

Spesifikasi: UHF Band
Radio : Dua buah Yaesu FT-1807R
Duplexer : 6 cavity.
COR : Jenis Radio tone with remote DTMF

Menggunakan 2 unit radio Yaesu FT-1807R yang dibeli dari dealer di jakarta.
Antena menggunakan merek diamond buatan japan.
Karena direncanakan hanya menggunakan satu buah antena saja, maka disini saya gunakan duplexer 6 cavity.
Oh ya duplexer, radio tone, kabel konektor yang sebesar lidi tapi kuat dibeli dari HK.
Untuk duplexer menggunakan N-Konektor. Semula saya sempat kesulitan mencari N-Konektor yang benar-benar pas buat alat ini. Coba beli di salah satu toko radio di jateng, konektornya mudah sekali lepas jarumnya. Jadi terpaksa beli lagi yang patent dari HK juga.

Bodi menggunakan box audio yang dari besi. Sdh ada lubang kupas dibelakang. Tp hrs di bor lagi dibeberapa titik untuk sekerup dan konektor.
Rangkaian power didalam box yang terlihat di gambar semula dirancang untuk radio tone/COR, karena trouble maka rangkaian power tsb jadinya hanya untuk menghidupkan kipas pendingin saja.
Kabel konektor menggunakan teflon jenis apa lupa, besarnya sebesar lidi tapi bisa untuk power 150 watt.

Kesulitan yang saya dapat adalah saat pemasangan radio tone / C.O.R.
Di dalam spec disebutkan power consumption  is 12V dan ada adaptor bawaan. Tapi begitu dipasang adaptor bawaan maka radio akan TX terus.
Saya coba ambilkan dari main power suply externa yang untuk radio RIGnya, masih juga TX terus.
Saya coba buatkan rangkaian power suply dan diletakan didalam box, masih juga TX trs. Pusiingggg…..
Setelah coba beberapa kali dan beberapa hari maka bisa diatasi dengan solusi power suply radio tone ini hrs diluar box. Tdk boleh ada yang bersentuhan dengan box, walau itu grounding / kabel negatifnya. Jika bersentuhan maka akan TX sendiri.
Dan trafo untuk radio tone harus benar-benar yang bagus. Saya coba dengan trafo dipasaran gak bisa. Akirnya pakai trafo bekas TV hitam putih.
Radio tone ini juga perlu dibongkar dan dimodifikasi. Jack konektor yang saya beli (rekomendasi dari situs penjual), gak cocok semua, kurang panjang. Bongkar dan solder langsung di komponen dalamnya.

Untuk perakitan tidak memakan waktu lama.
Test dari beberapa tempat untuk mendapatkan seting terbaik. Kadang ada suara gemrodok… karena grounding radio tone jadi satu dengan bodi box repeter. Anehnya jika TX dibawah 500 meter tdk terjadi masalah itu. Jika lebih dari 500 meter suara gemrodok. Tapi jika grounding tdk dijadikan satu, suata gemrodok hilang….

Ketinggian antena 5 meter dari tanah. Muter2 untuk testing. 10 KM msih bisa buka repeter dengan ketinggian antena 5 meter.
User menggunakan HT 5 watt.

Power rating original 50Watt. Tetapi setelah dirangkai dengan duplexer power jadi 35-40W. Mungkin ini adalah efek redaman dari duplexernya. Nilai SWR antena 1:1,1.

Kenwood TR-751A

Radio ini termasuk jarang yang punya.
Beda dengan TR-9130 banyak banget pemiliknya. Tidak tahu kenapa radio jenis ini jarang dijumpai di pasaran.

Mode USB / LSB  masih oke (jalan).
IC final pakai M57727, keluar 25W di 13,8V (masih standarnya).
Cat cover atas bawah repaint, kondisi fisik biasa saja.
Cat depan asli.
Tombol-tombol fungsi jalan semua. Tapi tombol reset, DCL, CHL, C.SQ gak tahu untuk apa / bagaimana mengfungsikanya.
Knop off/on aslinya ditekan. Tapi yang ini sdh dirubah di putar untuk on/offnya. Potensio aslinya masih ada disimpan.
RITT / RF Gain berfungsi normal.
Mic tdk asli, punya TM241.
DC Cord tdk asli. No Braket.
Daleman masih mulus, lihat gambar.

Dah laku 1,5 juta sampai solo.

Foto klik untuk memperbesar:

IC-2N Langka

Barusan dapat 2N langka.
baru kali ini juga lihat. 2N yg bisa duplex dulu beda dengan yang ini.
Duplex -/+ 600
5Khz Step

Panel depan: Perhatikan logo Icom IC-2N di panel depan, biasanya logo di kanan atas. Yang ini di tengah kiri. Logo itu asli, krn di boxnya ada kotak lubang tempat menempelkan logo. Bukan asal pasang spt stiker.

Panel belakang: Tulisan IC-2N asli, bukan comotan. Bodi bukan dari 2AT. Msh terlihat rapi. Ada warning jangan pakai tegangan 13.8V. Ada 3 switch dibelakang atas.

Panel atas: Perhatikan gigi di dial. Selama ini saya lihat gigi di dial banyak sekali disamping angka, rintik-rintik. 2N yang ini jarang-jarang. Gigi hanya ada disamping angka, satu angka satu gigi.

Panel samping: Ada tombol TONE diatas PTT. Jika tombol ditekan akan bunyi spt bell pada intercom. Dan ini asli, menyatu dengan PTT.

Bodi saya pastikan bukan comotan dari 2AT.
Dan menurut yang punya seorang master ORARI YB, ini asli dari dulu.
Bodi mulus blm ada retak sedikitpun.
Tombol volume / squel tdk bisa ditekan atau di offkan spt pada IC-2AT. Jadi sama persis dengan IC-2N lainya.
Walau harganya mahal, tadi saya ambil juga… 500K.
Jika ada yang berminat silahkan tawar by SMS ke 085747091947
Sangat cocok buat kolektor, krn IC-2N yang model ini sangat jarang dipasaran. Bahkan saya juga baru lihat ini.

Foto, silahkan klik untuk perbesar. Jika sh muncul klik lagi untuk zoom.

Icom IC-718

Power Standar 100 watt.
Saya gunakan untuk komunikasi di 11 Mhz.
Radio ini lumayan bagus. Ada fungsi-fungsi spt RIT, Shift, RF/SQL, ATT, NB, Comp, P.Amp.
Untuk modulasi yang dihasilkan lumayan bagus, report dari lawan bicara medium ke treeble.
Power bisa di ajust 1 – 100W PEP. Begitu pula Mic Gain bisa diajust 1 – 100%.
Radio ini sdh mumpunya SWR internal. Jadi nilai SWR terpampang di layarnya waktu kita transmit, tergantung pemilihan mode yang digunakan. Kalau sata selalu pilih mode SWR biar jika nilai SWR tiba-tiba berubah tinggi dapat segera diketahui. Tanpa perlu memasang SWR external antara pesawat dan antena.

Saya menggunakan radio ini untuk komunikasi di 11.400 – 11.500 mode USB.
Menggunakan antena open dipole atau bentangan jemuran tanpa baloon dengan kabel RG58 saja.
Ketinggian antena 7 meter dari ground dan panjang kira-kira 5,9 meter x 2 sisi.
SWR bagus pada frekwensi 11.100 – 11.600 Mhz.

Dengan display digit sampai 10 digit, sangat membantu untuk tune lawan bicara lebih tepat.
Jika menggunakan RIT maka yg dirubah hanya frek RX, sedang TX gak berubah.

Features
  • AM/SSB/CW Modes
  • Digital S/RF Meter
  • 160-10 Meters
  • Noise Blanker
  • VOX Function
  • IF Shift
  • Automatic Notch
  • 100 Watt Output (40 AM)
  • RIT
  • Multi Function Meter
  • Keypad Input
  • CW Keyer
  • Front Firing Speaker
  • Microphone Compressor
  • Optional UT-102 Voice Synthesizer
  • 10 Hz Readout
  • 1 Hz Tuning
  • Lock

Klik gambar untuk memperbesar. Jk sdh muncul klik lagi untuk zoom.

Radio Shack Pro-137 (Scanner)

Radio ini dibeli dari USA kondisi NEW, tapi tanpa dus / buku for some reason.
Satu kata untuk radio ini amazing…!
Rentang frekwensi radio ini adalah:

  • 25.0000 – 27.9950 MHz
  • 28.0000 – 54.0000 MHz
  • 108.0000 – 136.9875 MHz
  • 137.0000 – 174.0000 MHz
  • 216.0000 – 224.9950 MHz
  • 400.0000 – 512.0000 MHz
  • 806.0000 – 823.9875 MHz
  • 846.0125 – 868.9875 MHz
  • 894.0125 – 956.0000 MHz

Scanner ini mempunyai fasilitas yang sangat bagus.
Diantaranya adalah super fast secanning.
Saya coba scan dari 140.000 s/d 150.000 dengan step 5, terselesaikan hanya dalam waktu 6 detik saja. Luar biasa cepat.
Sangat berbeda jauh dengan receiver icom IC-R5, scanningnya sangat lambat.
Kalau dilihat dari spec sih radio ini mampu scan 90 chanel / detik.
Mempunya 1000 memory yang terbagi dalam 10 bank. Tiap bank bisa dinamakan tersendiri2.
Pokoknya kalau dalam kecepatan scanning saya kasih A+++ untuk radio ini, super fast scanning. Sangat cocok buat yang hobi hunting frekwensi.

fasilitas yang tdk kalah menariknya adalah SIGNAL STALKER.
Signal stalker ini seperti frequency counter, tapi lebih canggih:

The Signal Stalker feature provides a powerful new tool for you to rapidly detect and monitor frequencies for nearby radio transmissions similar to the Close Call feature on the Uniden scanners. Signal Stalker is similar to portable frequency counters but provide many advantages over typical frequency counters.

Signal Stalker feature is more sensitive than portable frequency counters and will detect transmissions at a greater distance. You can also activate the Attenuator to reduce the sensitivity if desired.

Signal stalker ini jauh lebih sensitif dan jaraknya lebih jauh dari portable frequency counter. Jika ada yang transmit akan langsung terbaca di RS Pro-137. Bisa langsung disimpan.
Frekwensi yang ditemukan juga otomatis tersimpan di memeory sementara. Memory ini sebanyak 10 buah. Dan akan terisi jika menemukan frekwensi baru. Jika 10 memori sdh terisi, maka memori paling lama akan di over write jika menemukan frekwensi baru.
Fasilitas ini bisa distel dalam fore ground dan back ground. Jika disetel dalam back ground bisa langsung menampilakan frekwensi jika menangkap sinyal walau kita sedang monitor frekwensi lain. Aatau bisa juga hanya suara beep atau lampu atau dismpan saja di memory atau gabungan dari semua.
Untuk tingkat sensitifitas bisa dikatakan bagus.
Ini cocok pula buat yang hoby hunting frekwensi. Daripada beli frequency counter portable, lebih baik beli radio ini. Toh fasilitas ini sama bahkan lebih canggih dari frequency counter.

Barusan test frequency counternya sambil jalan-jalan…
Hasilnya sangat memuaskan. Banyak frekwensi ketangkep, dari amatir sampai walkie talkie yang sinyalnya kecil.
Bahkan yang mancar pakai antena luar dari 500 meter pun msh ketangkep.
Jika dapat frekwensi ada pemberitahuan bib bib bib… Tekan sembarang tombol Trs frekwensi tampil di layar disertai suara, bukan hanya tampilan display saja. Frekwensi yang ketangkep disimpan otomatis di bank sementara.
Jk dapat frekwensi ada suara beb beb beb tdk ditekan tombol, maka akan langsung disimpan juga di bank counter. Sambil jalan radio dikantongi, begitu istirahat dilihat dapat beberapa frekwensi di bank counter.
Dan yang bagus lagi, kita bisa skip beberapa range frekwensi yang tdk kita inginkan. Jadi misal kita ingin cari frekwensi  UHF saja, bisa kita set spt itu.

LCD radio ini lumayan besar. Sanggup diisi 15 alpha numeric per frekwensi.
Scaning radio juga sangat mudah, tinggal scan di range frekwensi yang sdh disediakan. Dan sekali lagi scanningnya sangat cepat.
Dengan power 3 buah batre AA atau external power. Radio ini punya circuit pengisian matre NiMH. Bisa diisi dari radio, dan jika penuh akan cut sendiri.
Antana aslinya pendek, saya ganti dengan antena SR-72. Tingkat sensitifnya bagus banget.

Nah inilah baru dinamakan scanner radio / receiver. Dulu sempat dikecewakan dengan IC-R5 yang scanningnya sangat lambat membuat boring saja.
kesimpulan saya dengan radio ini adalah: sangat puas.

Trio Kenwood TR-7950

Saya dapat radio ini dari seorang rekan di dekat rumah.
Kondisi boleh dikatakan lumayan mulus untuk ukuran barang second.

Munggunakan IC-Final SC-1022.
Power out 60W dengan dumyload dan 55W dengan antena..

Daleman masih original. Semua fungsi berjalan normal. Semua tombol berfungsi.
Lampu S-Meter ada satu yg diganti led nya. lampu di rotary dial juga masih nyala hijau.
Mic original kenwood dengan type dinamic. Display LCD juga masih original.

Saya sangat terkesan dengan modulasi yang dihasilkan spekernya. Modulasi terdengar sangat emput dan lembut. Bass terdengar bagus.
Radio ini masih menggunakan speker aslinya, merek trio. Selama saya punya beberapa radio, modulasi speker paling bagus baru saya dapatkan pada Trio TR-7950 ini. Biasanya cempreng dan harus disambung dengan speker external kenwood.

Test untuk TX/RX bagus sekali. Biasanya radio tua cenderung budek. Tapi TR-7950 ini tdk budek. Malah terbilang sangat sensitif.
Begitu pula untuk TX, dengan power 55W sudah sangat mumpuni untuk transmit. Ditambah dengan dinamic microphone, suara modulasi yang diterima lawan lebih bagus dari condensor mic. Lebih terdengar ngebass dan jernih.

Menu2 sangat sederhana dan mudah diperasikan. Untuk memasukan frekwensi tinggal pencet aja nmr yang ada di radio, spt mencet tombol ATM. Begitu pula untuk simpan frekwensi. Untuk scanning tinggal tekan tombol SC atau up/down di extra mic.

Kelemahan radio ini adalah displaynya sering mati.
Hal ini dikarenakan karena lampu untuk penerangan displaynya menggunakan lampu bolam.
lampu bolam ini akan menimbulkan panas. Coba untuk yang lampu displaynya masih asli, dipegang displaynya dari luar, pasti akan terasa panas.
Nah panas ini akan menyebabkan LCD menguap dan kering. kalau setahun dua tahun seh gak ada pengaruhnya, lah ini LCD dipanasin bertahun-tahun pastinya lama-lama akan kering.
Untuk mengantisipasinya, cobalah lampu bolam yang digunakan untuk menerangi display diganti lampu LED. Lampu LED ini daya panasnya sangat kecil bahkan cenderung dingin. Maka display LCD TR-7950 akan awet tdk kering.

LCD display TR-7950 punya saya masih asli. Lampu hijaunya juga masih asli.
Tapi lampu bolam yang warna hijau tadi barusan saya ganti dengan lampu LED biar LCD awet.
Semula mau saya ganti warna hijau biar mirip aslinya. tapi LED nya habis. maka saya ganti yang warna merah saja. Jadi terkesanya LCD jadi agak gelap. Nanti kalau dapat LED hijau atau putih diganti lagi.
Lampu bolam aslinya yang warna hijau masih ada dan saya simpan.
Lampu ditombol rotary dial tdk saya ganti, masih asli yang hijau dan masih nyala.

Saya pribadi puas dengan radio ini. Boleh dikatakan radio ini lebih tahan banting dari 9130 yang kadang ngambek.
kekurangan radio ini cuma frekwensinya ang terbatas 142.000 – 148.995 Mhz saja. Tapi dengan range frekwensi ini saya rasa sdh cukup. Toh antena saya juga mathingnya di 143.500

Trio Kenwood TR-9300

Seri 2xxxx.
Radio ini dibeli di jepang langsung oleh seorang teman yang bekerja disana.
Tulisan stiker dalemnya juga bahasa jepun. Beli di jepang dalam kondisi second tp perfect dus buku.
Sama sekali semenjak beli blm pernah dipakai di indonesia sejak beli.
Ditaruh saja disimpen.
Dulu mulusssss banget. Yach tahu sendiri kan, jepun sana suka yang mulus-mulus spt miyabi hehehehe.
Sayang krn lama disimpen gak diapa-apakan jadinya sebagian berkarat sedikit. List atas dan bawah, tp cat masih ada.
Krn lama disimpan, jadinya mic dan DC cord entah ada dimana, lupa naruhnya.

Cat depan, atas, bawah masih asli semua.
Daleman dijamin masih asli, blm pernah disentuh solder.
Fungsi-fungsi dan tombol-tombol didepan semua berjalan normal. Tdk ada yang macet.
LCD masih terang. Lampu S-Meter masih terang dan original.
IC Final..? Pastilah menggunakan M-57735
Sayang saya gak ada SWR untuk mengukur powernya.
Dulu dijamin bagus waktu di jepang. Orang jepang sana kalau jual barang pasti yang masih bagus walau second.

Kekurangan:
DC Cord asli. Skr dipasang DC Cord buatan sendiri dg kabel kecil.
MIC gak ada.

Mungkin ada yang berminat? Siapa tahu jika cocok harganya saya lepas saja.
Harga: 1.250.000 blm tmsk ongkos kirim
Hub: (SOLD to Mr. H – Jakarta)

Term:
- Saya tdk dapat test daya pancar  ini barang. Yang jelas sejak beli dari jepang tdk pernah dipakai.
- Saya cuma bisa test fungsi panel dan normal semua.
- Saya coba TX lampu di jarum meredup pas TX. Pertanda mungkin bisa mancar, tapi pastinya saya tdk tahu.
- saya tdk tahu keakuratan power dan keakuratan frekwensi radio ini.
- Dijual apa adanya.
*** Tdk dapat test radio ini krn tdk adanya alat spt antena 6 meter band dan swr 6 meter band.

Berikut beberapa penampakan, klik utk perbesar.

Uniden Bearcat BC147XLT

Saya mendapatkan radio receiver ini kiriman dari Illounis USA.
Ini adalah radio yang tergolong lama, buatan Uniden. Dan bahkan mungkin tergolong antik.
Untuk frekwensinya meliputi 10 bands, dari 29 Mhz – 512 Mhz. Tapi nyaris yang kepakai di Indonesia hanya VHF dan UHF.
Radio ini mempunyai 16 chanel. Chanel disini berarti memori. Untuk frekwensi bisa dimasukan secara bebas dari keypad yang tersedia.

Bentuk receiver ini agak nyeni menurut saya. Menyerupai mesin faximile. Radio ini saya dapat masih mulus sekali.
Dalamennya juga masih asli / original. Belum ada beks reparasi. Mungkin dulu orang bule yang memakainya merawat dengan hati-hati.

Yang agak menjadi kekurangan adalah input votase atau powernya. radio ini memerlukan input 10 VAC, buka VDC. Tp saya kasih input 9V tdk adamasalah sama sekali. Semua berjalan lancar. Saya belikan trafo 1A dan outpunya langsung saya masukan ke radio tanpa perlu buat rangkaian penyearah. Konektor antena juga beda, untuk dari sana dibawakan konektor antena untuk uniden ini. Walau diujungnya harus dibuat sambungan untuk BNC konektor. Secara umum radio ini bagus. Antik pula, sangat cocok buat yang suka vintage atau barang-banrang antik.

Radio ini masih berfungsi normal. Setiap hari saya hidupkan untuk monitor VHF atau UHF jika saya malas ngebrik. Oh ya radio ini rencana saya lepas saja, saya mau cari yang bentuknya hendheld. Jika ada yang minat silahkan ke http://shop.telomoyo.com

Berikut foto2 dari BC147XLT, klik untuk perbesar

Review HT Wouxun KG-UVD1P Dual Band

Karena penasaran dengan HT dari chinaa yang dual band, maka saya beli HT ini.
HT ini saya beli dari Hongkong (ebay). Dengan ekpedisi EMS, seminggu sampai alamat saya.

Spec HT ini adalah:
Frekwensi: 76 – 108 / 136 – 174 / 400 – 470 Mhz.
Dual Band, Dual Standby, Dot matrix LCD.
Power 5W untuk VHF dan 4W untuk UHF.
Dan seabrek spec lainya, silahkan googling aja.

Ketika melihat fotonya di ebay, radio ini keliahatn sangar dan besar. Bentuknya seperti alien.
Begitu tiba di rumah dan membayar pajak import yg ditetapkan bea cukai, dengan tdk sabar saya buka bungkusnya.
Weleh ternyata radio ini tdk besar bentuknya. Dimensinya sama spt HT China lain seperti weirwei, suicom, dll.
dalam bungkus terdapat: desktop charger, adaptor, earpiece, cigarete charger, manual dan kartu garansi 18 bulan.

Bodi radio ini dari plastik semua. Ketika batre dilepas, ada spt lempengan logam dibaliknya/tengah bodi. Tapi ternyata platik yang di cat / crom. kalau HT yaesu atau icom itu terbuat dari logam. Kualitas bodinya masih kelihatan kalah sama HT branded lainya yang sama-sama platik.
Pada panel atas ada knop ON/OFF yang sekaligus sebagai tombol volume. Juga ada knop dial/pengaturan menu, walau sebenarnya di keypad juga sdh ada tombol up/down untuk dial dan pengaturan menu. Masih di panel atas ada led indicator TX, indicator RX dan lampu senter.
Antenanya adalah antena dualband dengan konektor SMA Female.
Pada bodi samping kiri ada tombol PTT dan 2 tombol function yang bisa kita set fungsinya sesuai selera kita. Atau sebagai tombol shortcat menu. Di sebelah kanan ada lubang untuk PTT/MIC external.
Batre memakai type lithioum dengan kapasitas 7,2V / 1200mA. Jika batre penuh akan terbaca di layar 8,2V. Batre cukup tipis. Tdk seperti batre HT branded dengan kapasitas ampere yang besar maka batrenya akan tebal. Perkiraan saya isinya adalah 2 x batre HP @3,7V.

Ketika dihidupkan kualitas audio standar. Pemilihan input frekwensi bisa langsung dimasukan dari keypad.
Funsi scan sangat menyebalkan. Untuk scaning jalanya sangat lambat. Ini adalah radio dengan scaning sangat lambat yang pernah saya miliki.
Kelebihannya ada TONE /DCS scan. Kita bisa scan tone repeater. Tp agak ribet, harus tekan 3 tombol untuk scan tone, yaitu tobol MENU+3+1. Dan frekwesi yang akan di scan tonenya harus aktif TX. Jika tdk maka fungsi scan tone ini tdk bisa dijalankan.

Radio ini memiliki 2 frekwensi display dan dual stanby. Tapi TIDAK DUAL RECEIVE.  Hanya satu frekwensi saja yang bunyi apabila frekwensi A dan B ada sinyal bersamaan. Mana yang duluan sinyalnya itu yang bunyi.
Untuk transmit kita bisa pindah-pindah dari frekquensi A atau B dengan sangat mudah. Hanya dengan menekan tombol A/B diatas LCD.
Frekwensi stanby bisa V+V / V+U / U+U. Bisa juga dijadikan single display/single frekwensi.
HT ini juga memiliki fasilitas radio FM. Frekwsni radionya muncul dilayar. Untuk memilih frekwensi radio FM, kita scaning dulu, lalu kita masukan ke memori di keypad.
Fungsi radio bisa kita jalankan bersamaan dengan HT (dual standby). Jika frekwensi HT lagi kosong maka radio akan bunyi. Jika frekwensi HT ada sinyal, radio FM akan pause sampai HT tdk ada sinyal.

Untuk pindah dari mode VFO ke Memory (dan sebaliknya) juga mudah. Cukup tekan MENU + tombol TDR. Tp dari mode VFO ke memory, nanti hanya akan terbaca CH-00x (chanel). Untuk ke mode chanel name hrs masuk menu dulu pilih display: name.

Kehandalan TX /RX saya rasa cukup handal. Bisa diadu dengan HT branded lainya. TX lebih powerfull dan RX lebih peka. Ini sdh saya buktikan dengan perbandingan HT Icom dan motorola. memang kebanyakan produk china digeber untuk fiturnya.

Pengaturan menu2 mudah dan simple.
Ada menu batre saver untuk hemat batre saat standby.
Ada PTT ID / Roger beep. Tp untuk merubah nada PTT ID hrs pakai komputer.
kekuranganya tdk ada input DC. Power hanya dengan batre saja. Sama spt GP2000 atau IC-V8.
Batre cenderung awet, sdh satu minggu baru charging sekali, tp emang jarang saya gunakan,
Ada fasilitas VOX (Voice Over eXchange), bisa bicara tanpa menekan PTT. Sama spt HT yg digunakan polisi2 amerika / team SWAT.
Pengaturan Tone RPU sangat mudah. Kita bisa kasih tone/dcs hanya di TX frekwensi saja, RX frekwesni saja, atau keduanya.
Untuk yang awan seting RPU, ini pilihan radio yang cocok. Frekwensi A kita kasih input RPU, frekwensi B output RPU. Dah sama aja seting duplex.

Berikut beberapa penampakanya, klik utk perbesar:

Frekwensi Bantuan Komunikasi Lebaran 2010

Buat Rekan-rekan yang mau mudik, hati-hati dijalan.
Arus kendaraan padat, utamakan keselamatan.

Bagi yang membawa radio, silahkan tune di frekwensi berikut ini untuk bantuan komunikasi.
Nanti akan di pandu tentang situasi jalan, jalur alernatif, kemacetan dan tentu sebagai teman dalam perjalanan.

Area Banyumas / Purwokerto:                                                    Baturaden (d/h. Rescue)
RX: 143.710                                                                               RX: 143.630
TX: 142.160                                                                               TX: 142.080

Purbalingga:                                                                               Wonosobo
RX: 142.650                                                                               RX: 143.150
TX: 141.100                                                                               TX: 142.030

Gombong:                                                                                  Kebumen
Direct: 142.470                                                                          Direct: 142.900
HF : 11.410 MHz Mode USB.

Purworejo:                                                                                  RAPI Jateng
RX: 142.750                                                                                RX: 143.600
TX: 140.750                                                                                TX: 142.050
..                                                                                                 Coverage area: jabar, jateng, jatim

YANMAS:                                                                                    Triple One
RX: 148.130                                                                                RX: 141.110
TX: 149.130                                                                                TX: 149.130
Coverage area Jawa tengah, Jabar, jatim                                      Coverage: Jakarta – cirebon

RAPI Brebes
RX: 143.120  –> Inputnya kok sama dengan RAPI Jateng ya
TX: 142.050

RPU Jateng                                                                                  RPU Jatim
RX: 146.780                                                                                RX: 141.680
TX: 146.72o                                                                                TX: 142.680

Bankom Nasional 1                                                                     Bankom Nasinal 2 / RAPI-DA JATIM
RX: 143.575                                                                                RX: 143.550
TX: 142.025                                                                                TX: 142.000

ORARI JAbar                                                                                ORARI Kebumen
VHF: 146.720                                                                              RX: 146.660
UHF: 434.580                                                                              TX: 145.660

Mohon rekan-rekan bisa melengkapi daftar frekwensi bantuan komunikasi baik RAPI / ORARI / Kesehatan ? dll.

Silahkan infokan ke kami di info@telomoyo.com

Semoga bermanfaat, hati-hati dijalan…..

Kegiatan Bankom RAPI Wilayah 26 Gombong – Jateng. Dalam Foto: Supriyanto, Mbah Paijo, Mas gembel, Pak Edi, dll

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.