Archive for category Radio Komunikasi

Yaesu VX1R

Yaesu VX1R

Yaesu VX1R

Yaesu VX1R… Inilah HT wideband pertama saya. Bentuknya sangat kecil. Pertama melihatnya berpikiran ini HT atau mainan anak-anak. Tapi walau kecil range frekwensinya cukup lebar. dari 0,4 MHz – 999 Mhz. Dengan mode AM/FM/WFM.

Kalau untuk hobby scaning HT ini sangat bagus. Cocok dibawa kemana-mana karena bentuknya yang kecil mungil itu. Dan orangpun tidaka akan mengira kalau ini adalah HT. Dengan range frekwensi yang lebar tentu kita akan mendapatkan banyak hal menarik di dalamnya. Mulai dari gosip tetangga di wireless telepon, radio AM, radio FM, TV, pesawat terbang dan tentu amatir band. Tapi walau ini HT jangan harap jika untuk transmit. Powernya sangat kecil, cuma setengah watt saja. Lumayan buat brik brikan antar pos kampling. tapi sangat tdk dianjurkan untuk amatir. Dengan power sekecil itu tentu jarak jangkauanya akan sangat terbatas. Belum lagi batrenya yang kecil, cuma setara 1 buah batre AA, jika di pakai TX lha dalah ga sampain sejam pasti habis. Jika drop… lha ini… batre sekecil itu harganya mahal sekali. Diatas 250rb… weleh-weleh…. Maklum hrs didatangkan dari jepang sana, naik pesawat… mahal tiketnya kali ya…

Tapi secara umum asik juga memiliki VX1R ini. Sambil jalan-jalan bisa monitor apa aja (kecuali HF mode SSB). Bisa dengerin pak polisi yang ngatur lalu lintas jadi bisa tahu situasi, bisa dengerin orang lagi mojok di frekwensi, dll. Sangat pas dimasukan saku.

Untuk yang hobi monitoring radio dan pemula (walah saya jg masih pemula loh), bisa memiliki radio ini. Harganya cukup murah. kemarin saja (bulan juli 2009 ini) saya ditawari VX1R dengan harga 500rb. Tp saya sdh ada dan ada juga Yaesu R series lainya…

Oh ya, yausu R series (VX1R, VX7R, FT60R, Ft-8800R, dll) adalah jenis wide band. Beda dengan icom. Kalau Icom R series adalah jenis receiver.**)

**) Kayaknya saya salah menulis definisi ini. Sekarang yaesu memproduksi HT Baru seri FT-250R dan FT-270R tapi hanya mono band VHF, tdk wide band.

ICom IC-R3

Icom IC-R3

Icom IC-R3

Icom IC-R3. Semula saya tidak berminat untuk mendapatkan barang ini. Tapi begitu melihat ada yang jual Receiver ini maka saya tergelitik untuk mencoba memilikinya. Oh ya Icom IC-R3 ini adalah receiver, artinya hanya bisa menerima frekwensi saja tidak bisa transmit

Setelah saya mendapatkan barang ini yang pertama saya rasakan adalah batrenya yang boros terutama jika layar utama dihidupkan. Jadi untuk stanby waktu lama saya pakai adaptor external. Saya juga kurang “ngeh” karena adaptor/charger bawaanya hanya 110V. Dan layar yang ada mode NTSC. padahal TV diindonesia adalah mode PAL. Begitu dicoba untuk TV saya katakan sangat tidak bagus dan tidak sensitif. Jauh lebih peka HP TV saya yang merek china. Dengan Icom R-3 ini sinyal sangat lemah walau antena sdh dipanjangkan dan dirubah-rubah posisinya. Sedang dengan HP TV sdh didapat sinyal clear dengan posisi sama. Gambar yang didapat sangat banyak semutnya, frekwensi suara tdk sinkron dengan gambar. Apalagi dengan mode NTSC jelas yang didapat hanya gambar hitam putih saja.

Hmmmm saya penasaran dengan CCTV yang dijalan-jalan itu. maka saya bawa IC-R3 ini jalan-jalan. sambil scanning-scaning di seputar 2,4GHz. Tapi lagi-lagi tidak dapet apa-apa. Mungkin karena waktu itu saya posisi berjalan, tidak berhenti didekat kamera CCTV. Kalau discan dari rumah tdk dapet menangkap apa-apa. Saya pernah perpikiran iseng… hehehhehe mungkin hotel-hotel di jogja ada yang pasang kamera tersembunyi. Mau saya scan sekali-kali. Tapi belum sempat-sempat. Weeewwww… siapa tahu dapat pertunjukan Live!

Untuk menerima frekwensi HF/VHF/UHF masih kalah atau sama dibanding dengan yaesu VX3R saya. Padahal ini namanya Receiver, dalam pikiran saya pasti receivenya lebih OK. Saya ganti dengan antena Diamond RH-599 ada peningkatan sedikit. Saya heran waktu scanning di 1,2 GHz didapat frekwensi radio. Mungkin ini Harmonic Frekwensi. Untuk penerimaan di 850 MHz Icom IC-R3 lebih peka dari yaesu VX3R, dengan antena sama dan posisi yang sama.

Untuk modulasi penerimaan cenderung cempreng. Dan volume speker tdk segarang icom lainya. Lebih empuk Yaesu VX7R.

Kesimpulanya saya tidak puas memiliki perangkat ini. kalau hanya untuk memonitor 1-999 Mhz dengan yaesu VX7R atau sejenisnya sudah bisa. Bisa TX lagi. Frekwensi diatas 1 GHz saya rasa hanya sia-sia, karena disitu nyaris ga ada apa-apa. Adanya di 2,4GHz untuk wireless video. Wireless video (Hiden cam, CCTV, dll) bekerja di 900 MHz, dan 2,4GHz. Pesawat ini terlalu besar, boros batre. casing terkesan mudah pecah.

Kelebihan Perangkat ini adalah:

  • Dual layar. yang satu cukup besar. TFT 2″
  • Frekwensi sangat lebar, sampai 2,4 GHz
  • Bisa scanning video, jd bisa tahu hidden cam, CCTV waireless, dll. Bisa ngintip orang hehehhe
  • Ada video output yang dapat disambungkan dengan TV.

Kekuranganya adalah:

  • Bodinya bongsor, gak enak diajak jalan-jalan
  • Batre boros tenan. Kalau layar utama dinyalakan paling hanya tahan 1 jam
  • Tidak ada mode SSB. Harusnya kelas Receiver harus ada SSB nya.
  • Antena modelnya jelek modelnya, model lipat.
  • TV tidak peka
  • Tidak ada tombol Numeric, susah jika pilih frekwensi
  • Harga yg masih mahal. mending beli IC-R10 (bisa SSB) + HP TV… hehehhe

Yaesu VX5R

Yaesu VX5R

Yaesu VX5R

Saya mendapatkan HT ini dalam kondisi bekas dan bodi yang catnya sedikit mengelupas. Tatapi fungsinya masih sempurna.

HT ini tergolong bagus. Bodinya dari alumunium. Jadi tahan pecah juga. Paling catnya yang mengelupas. Jika sedikit kreatif bisa dicat ulang dengan airbrush sudah sipp kembali. Power HT full 5 watt dengan batre. Dengan kemampuan yang lumayan bagus untuk wideband radio. Lumayan sensitif. Tetapi masih kalah bagus dengan VX3R. Kelebihan VX5R dari VX3R cuma ada numeric keypadnya saja. HT ini lebih tua dari VX3R (yaesu tdk urut serinya), sdh discontinue dari pabriknya. Kelemahan HT ini jika batre drop bakal repot. Batre penggantinya mahal harganya.

Secara umum nilai HT ini “biasa” saja. Tidak ada yang istimewa. Kecuali casingnya yang dari alumunium. Harga pasaran bekasnya adalah 1 jutaan, tegantung kondisi.

Yaesu VX3R

Yaesu VX3R

Yaesu VX3R

Yaesu VX3R, adalah HT favorite saya. Waktu mau beli dulu sangat ragu, lama sekali mempertimbangkanya. Tetapi setelah menerima barangnya, langsung berucap “luar biasa”. Sangat puas.

HT ini walau sangat kecil, tetapi mempunya banyak sekali multi fungsi. Dari chanel counter yang sensitif sampai smart search seperti VX7R. HT ini mempunyai colokan jack 3,5mm stereo. Jadi kita bisa menggunakan headset jack biasa untuk mendengengarkan frekwensi. Tidak perlu membeli headset khusus HT yang terkenal mahal itu. Fungsi radionya pun sdh stereo. Baru kali ini ada HT yang mempunyai radio stereo. Dengan headset dimasukan teleinga dan HT disaku maka kita seolah jadi mata-mata yang menyamar. Apalagi jika dipadu dengan antena yang cuma 3 cm (lupa jenisnya).

Dengan power 1.5 watt dengan batre dan 3 watt dengan adaptor, sdh cukup untuk membuka repeater. atau berbicara direct sampai 20Km ditempat saya yang kebetulan banyak persawahan. Dengan antena luar tentu dan adaptor tentu.

HT ini dilengkapi batre lithium yang sama persis bentuk dan volatsenya dengan batre nokia. Jadi jika batre soak, kita bisa mengganti dengan batre nokia yang lebih murah.

Kelemahan HT ini adalah antena yang kurang sensitif. Harus diganti antena jenis lain biar lebih sensitif.

Sekali lagi, saya sangat menyukai HT ini. Bentuknya yang kecil dan compact sanhat pas untuk dibawa jalan-jalan. Nanti saya akan beli lagi radio VX3R ini. Sebenarnya saya sangat berat untuk melepas HT ini. Tetapi kemarin uang untuk beli VX7R kuarang dikit, maka terpaksa saya lepas juga. Dibeli rekan dari detik forum.

Kenwood TM-271A

Pesawat ini lebih kecil dari Icom IC-2200H punya saya. Bentuknya compact, Desainya kokoh dan bagus. Yang menjadi nilai postif adalah speaker ada di depan.

Review perangkat ini setelah saya coba untuk dihidupkan.

Kelebihanya:

  • Desain kompak, elegan, terkesan mewah. Apalagi jika ditaruh di mobil, akan terkesan rapi
  • Power 60 W saya kira sdh cukup untuk mengudara. Dengan power 60W saya bisa ngobrol dengan Kota Jogja bagian timur dan muntilan yang jaraknya sekitar 130-140 KM.
  • Speker ada di depan, jadi kalau mau dijadikan base station tdk perlu braket. Beda dengan Icom IC-2000/ IC -2100 / IC-2200H yang speker dibawah. Sangat menyebalkan, hrs pakai braket.
  • Modulasi yang diterima lebih bagus dari RIG merek lain yang pernah saya gunakan (Icom, Alinco, yaesu).
  • Pengaturan menu mudah dan simple. Tanpa melihat manual, saya langsung bisa mengoperasikan semua fiturnya.
  • Military spec, kokoh tahan guncangan.

Kekuranganya:

  • Pesawat cepat sekali panas, walau dengan LOW (25 W)
  • Hanya ada 2 mode power, LOW (25W) dan High (60W). Tentu hal ini sangat menyebalkan bagi saya. Untuk mengudara lokalan sebenarnya cukup 5 atau 10 watt cukup. Dengan HT 5 Watt saya bisa mengudara 20-30 KM. Dengan mode power ini kita lebih boros listrik PLN.
  • PTT terasa lebih keras. Sering saya tanpa sengaja PTT terlepas waktu berbicara.
  • LCD lebih kecil dari RIG model lain. Tetapi tetap mudah terbaca
  • Konektor MIC model RJ, sangat menyebalkan. Mudah lepas. Saya lebih menyukai model ulir spt RIG model lama atau punya Alinco DR135.
  • Menurut beberapa lawan bicara saya, modulasi agak tertinggal. Sinyal sangat kuat tetapi suara kurang keras. Mungkin ini Mic kurang pas saja. Saya tdk berani mebuka MIC nya. Semua masih segel.

Secara umum saya sangat menyukai KENWOOD TM-271 A ini. Puas saya memakainya.

Sekedar saran buat pemakai TM-271, gunakan selalu kipas untuk mengurangi panas pada bodi pesawat.

Rencana perangkat ini akan saya pakai sebagai salah satuhome base station di rumah saya.

Review Icom IC-2200H

Icom IC-2200H

Icom IC-2200H

ICOM IC-2200H. Salah satu pesawat favorit saya. Saya malah mempunyai 2 Unit pesawat ini. Yang satu beli dari orang, yang satu barter dari rekan di detik forum dengan TR-9130 yang menjadi legenda itu.

Berawal dari rasa bosen terhadap Icom IC-2000 saya, maka iseng saya browsing mencari perangkat pengganti. Saat itu belum tahu mau beli apa. Waktu membuka universal-radio.com, muncul pesawat ini. Kesan pertama melihat fotonya adalah pesawat ini cukup garang tampilanya, cukup futuristik. Maka mulailah seraching penjual IC-2200H di indonesia. Dan didapatlah satu dlm waktu beberapa jam. Setelah pembayaran beres… harap=harap cemas menanti IC-2200H ini.

Setelah kiriman tiba dengan kurir, langsung saya buka, dan wow memang pesawat ini sangat bagus secara bentuknya. Detail tampilan depan sangat bagus. Konstruksi bodi pesawat juga sangat kokoh dan elegan. Tak sabar langsung saya coba mengudara. Langsung saya test untuk luar kota dengan jarak 70 KM. Ditempat lawan bicara sinyal diterima sangat baik, 9 bar dari 12. Modulasi jernih dan bagus. Saya menerima lawan bicara juga tdk kesulitan.

Berikut kelebihan IC-2200H MENURUT SAYA PRIBADI:

  • Desain menawan, bagus.
  • Power lumayan besar. Ada 4 step power 5/10/25/65 watt. Sehingga kita mudah mengatur kegunaan. Untuk lokalan cukup 5 watt. Pesawat tetap dingin, hemat listrik.
  • Bisa menangkap air band / frekwensi penerbangan. Jk bosen dengar orang ngebrik, saya dengerin ini chanel.
  • Keypad yang multi fungsi dan mudah digunakan.
  • Ada tombol squel di depan, sehingga dengan satu putaran dapat mengatur sensitivitas RX.
  • Ada bank memory. Tempat mengelompikan beberapa chanel favorit.
  • Ada digital Voice. Yang ini blm saya coba, krn ada alat tambahanya.
  • LCD yang besar, mudah dibaca. Warnanya bisa diganti (2 warna).

Kekuranganya adalah:

  • Cepat panas untuk High Power
  • Speker dibawah, sangat menyebalkan. Harus pakai braket, jika tdk bakal repot. Modulasi yg diterima kurang sip krn speker menghadap ke bawah.
  • Konektor MIC model RJ… Blah…. menyebalkan. Hrs dijumper supaya awet konektornya.
  • Modulasi speker lebih bagus Kenwood.

Perangkat ini sampai sekarang masih saya gunakan. Bergantian dengan Kenwood TM-271. Walau kadang saya malas mengudara. Jika lagi malas maka perangkat dimasukan lagi ke dus nya, biar gak ditempati semut. Rencana saya akan memakai pesawat ini untuk salah satu homebase station.

Review HT Yaesu VX7R

Yaesu VX7R

Yaesu VX7R

Saya mempimpikan radio ini sudah lama. Sejak tahun 2007 saya berangan-angan untuk mendapatkan radio ini. Berkali-kali saya membaca e-bay. Tapi waktu itu harganya masih tinggi. Jika beli bini pasti ngomel-ngomel, untuk apa beli perangakat 4 jutaan (harga waktu itu). Maka saat itu saya beli yaesu VX1R dan yaseu VX3R serta VX5R. Hehehehe yaesu mania.

Saya mendapatkan barang ini dari ebay. Sekali lagi saya termasuk beruntung mendapatkanya dengan harga yang relative miring.

Radio ini sangat bagus. Power sangat bagus, bisa 5 W dengan batre bawaanya. Casingnya dari magnesium yang sangat kokoh dengan balutan karet di sisi bawahnya. Jadi jangan kawatir akan pecah casingnya. Dibantingpun tdk pecah, paling dalemanya yang bermasalah heheheheh. HT ini tahan air, dijamin. Dengan kata lain submersible. Jadi jika tercelup air dalam jangka waktu satu jampun HT ini tidak akan bermasalah. Setiap lubang dilindungi dengan sealed khusus. Begitu pula dengan speaker, dibuat tahan air. Jadi jangan kawatir bawa HT ini sambil hujan-hujanan. Hehehehe sangat cocok untuk para pendaki, kena hujan aman….

Full kepyad programable. Satu keypad bisa memiliki beberapa fungsi sebagai short cut dari menu utama. HT ini sendiri memiliki banyak menu didalamnya.

Yang mengagumkan HT ini memiliki berbagai fitur andalan bawaanya. Antara lain frekwensi counter. Dengan fasilitas ini kita dapat mengetahui frekwensi radio lain yang memancar. Misal kita ingin tahu frekwensi TX Pak Polisi, tinggal kita aktifkan frekwensi counter ini sambil nongrong di dekat pos pak polisi. Pasti dapet dah. Sekalian bisa scan Tone yang digunakan. Jadi kita bisa tahu frekwensi repeater dan bisa ikut ngomong (tidak disarankan loh).

Fasilitas lain adalah spectrum analizer. Fungsinya untuk mengetahui perangkat lain tepat atau tidak frekwensi pancaranya. Misal perangkat lain TX di 144.040 Mhz, kita analizer, maka akan tahu pesawat tersebut pas tidak atau bergeser ke kiri / kanan frekwensinya. Kadang pesawat tdk tepat / tdk sesuai frekwensi pacaranya dengan yang didisplay pesawat.  Kalau Spectrum analizer kita buka lebar, maka akan terpantau frekwensi mana saja yang ada pancaranya sesuai setelan lebar spectrum yang disetel.

Pesawat ini bisa TRUE DUAL RECEIVE. Menerima dua frekwensi sekaligus secara bersamaan. Beda dengan dual watch yang bergantian cek frekwensi. Jadi seolah-olah kita mempunya dua HT sekaligus. Dengan LCD yang lumayan besar, maka kedua frekwensi tersebut dapat ditampilkan full di layar.  Berbicara tentang LCD VX7R, dari sekian banyak HT yang pernah saya miliki, LCD VX7R ini paling bagus. Full dot matrix. Sehingga dapat menampilkan karakter dan gambar secara sempurna. Iluminasi dan kontras LCD pun dapat kita atur sedemikian rupa.

Berbicara tentang rentang frekwensi, HT ini mengcover 0,4 MHz – 999.990 MHz. Jadi memang tergolong wideband radio dengan mode AM / FM / WFM. Sayang tdk ada mode SSB untuk memonitor HF band. HT, seperti HT merek Yaesu lain sangat mudah dimodifikasi TX/RX nya. Yang saya pakai sdh dimodifikasi TX 40 MHz – 570 MHz continue. Jadi bisa TX di semua rentang band itu.

Yang baru saya coba adalah fungsi VOX tanpa headset khusus VOX. VX7R mempunya fungsi VOX auto dengan mode low dan high sensitif. Jika fungsi ini diaktifkan, kita dapat berbicara tanpa perlu menekan PTT. Jika kita bicara maka otomatis akan langsung TX tanpa menekan PTT. Jika kita diam maka otomatis mode RX. Hal ini bisa dilakukan tanpa headset/mic khusus PTT, dengan kata lain dengan HT saja bisa dilakukan. Juga bisa dilakukan dengan headset standar non VOX. Headset yang banyak dijual di pasaran.

Ada juga fungsi smart seach. Dengan fungsi ini HT otomatis mencari frekwensi dalam range tertentu. Misal jika kita set 440.000 – 450.000 dan mode continues, maka HT ini akan mencari frekwensi dalam range frekwensi tersebut, bolak balik otomatis sampai 30 memory frekwensi yang disediakan terisi semua. Jika blm terisi maka akan tetap mencari. hal ini sangat membantu saat kita berada di kota yang baru kita kunjungi. Aktifkan smart search, masukan HT di saku atau tas sambil jalan2. Kita tdk perlu scan bolak-balik lagi.

Secara umum saya sangat menyukai HT ini. I’m realy love it. HT yang luar biasa dengan kemampuan yang luar biasa. Impian saya berikutnya adalah VX8R. Sudah banyak orang yang menawar HT ini. Walaupun saya mendapatkan keuntungan finansial yang lumayan jika HT ini saya jual, tetapi sampai sekarang belum niat menjualnya. Karena jika mau beli lagi harganya masih 3,7 juta rupiah. pasti nombok lah. Hehehe kecuali ada yang mau membeli 3jt… tp imposible ada yang mau 3jt…..hahahahahahaha

Jika saya dirumah, HT ini masuk kotak. Karena nyaris ditempat saya hanya ada frekwensi VHF amatir. jadi VX7R tdk berguna. Jika bepergian keluar kota, maka HT ini selalu setia menemani. Yah hanya untuk monitor saja. Sangat… sangat jarang untuk TX. kecuali terpaksa bener. Jadi bisa dikatakan kondisi masih perfect.

—-this article also can read ini http://www.telomoyo.com/vx7r.htm

Radio

Dua minggu lalu beli Icom IC-R3… barunya US$.550,-

Gak sampai seminggu dijual lagi… ga cocok.. besar barangnya, boros batre..

3 Hari lalu beli yaesu VX5R,

Juga beli yaesu VX7R

Juga SWR+Power meter Diamond SX-400

Cukup puas dengan yaesu…

Yaesu yang pernah saya beli: VX150, VX300, VX3R, dan barusan VX5R, VX7R…

Good product from japan…….

Nguping Tlp orang

Wewwww… iseng-iseng scaning freq radio. Welah dapet freq telp. Ya bisa denger tu orang lg bertelepon ria, ngrumpi, etc.

Mungkin ini tlp wireless atau Long distance Wireless sehingga dpt dg mudah disadap….

Masih di freq VHF kok….

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.